Categories
Berita

655. 365 Kendaraan Keluar Jakarta era Libur Panjang Cuti Bersama

VIVA – Dalam periode libur panjang akhir Oktober 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 655. 365 kendaraan meninggalkan Jakarta, pada kurun empat hari libur cuti bergandengan dan Maulid Nabi 1442 H (27-30 Oktober 2020).

VIVA   –  Dalam periode libur panjang akhir Oktober 2020, PT Jasa Asas (Persero) Tbk mencatat sebanyak 655. 365 kendaraan meninggalkan Jakarta, pada periode empat hari libur terlanjur bersama dan Maulid Nabi 1442 H (27-30 Oktober 2020).  

Corporate Communication, PT Jasa Marga (Persero) Dwimawan Heru mengatakan, angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dibanding beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur), GT Cikupa (arah Barat) & GT Ciawi (arah Selatan).

“Total volume lalin yang meninggalkan Jakarta ini naik 28, 3 persen jika dibandingkan lalin new normal , ” kata Dwimawan dalam bukti tertulisnya, Sabtu, 31 Oktober 2020.  

Dwimawan menambahkan, untuk distribusi berserakan lintas meninggalkan Jakarta dari ke-3 arah, yaitu mayoritas sebanyak 49, 19 persen menuju arah Timur. Sebanyak 28, 03 persen  menuju arah Barat dan 22, 78 persen menuju arah Selatan.  

Adapun rincian pembagian lalin, dari Gerbang Tol Cikampek Utama 1, dengan jumlah 176. 736 kendaraan meninggalkan Jakarta, terangkat sebesar 55, 4 persen dari lalin new normal. Gerbang tol Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 145. 649 kendaraan meninggalkan Jakarta, naik sebesar 32, 6 tip dari lalin new normal .

“Total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju pokok Timur adalah sebanyak 322. 385 kendaraan, naik sebesar 44, 2 persen dari lalin new normal , ” ujarnya

Tengah dari arah barat, lalin meninggalkan Jakarta menuju arah Barat meniti GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 183. 676 organ, naik sebesar 12, 9 tip dari lalin new normal . Untuk arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan atau lokal melalui Gerbang  Tol Ciawi 1 Jalan Tol Jagorawi  sebanyak 149. 304 kendaraan, naik sebesar 20, 0 persen dari lalin new normal .

“Sesuai dengan prediksi Bantuan Marga, puncak arus kendaraan melupakan Jakarta terjadi pada hari Rabu, 28 Oktober 2020. Jumlah lalin meninggalkan Jakarta mencapai 192. 754 kendaraan, naik 56, 93 persen dari lalin new normal, ” ujarnya.

Dwimawan mengimbau kepada pengguna jalan tol supaya dapat mengantisipasi perjalanan sebelum mendatangi jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mengindahkan protokol kesehatan (menggunakan masker, basuh tangan dan jaga jarak) zaman berada di tempat istirahat, daya BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta bubar jika lelah berkendara.

Baca juga:   Anggota Perhimpunan Moge Penganiaya Intel TNI Akhirnya Ditahan