Categories
Berita

Penjaga Bekuk Pencuri Sepeda Milik Ayah Tantri Kotak

VIVA – Pihak Kepolisian Sektor Karawaci Polres Metro Tangerang Kota, jadi mengamankan pelaku pencurian sepeda milik ayah Tantri Kotak, yang gaib di kawasan Karawaci, Kota Tangerang. Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Andri Pratiwi mengatakan, pelaku pencurian dengan berhasil diamankan yakni AD & AN. Mereka dibekuk setelah petugas melakukan penyelidikan secara digital melalui CCTV ataupun secara manual melalui…

VIVA   – Pihak Kepolisian Sektor Karawaci Polres Metro Tangerang Kota, berhasil menyembunyikan pelaku pencurian sepeda milik abu Tantri Kotak, yang hilang dalam kawasan Karawaci, Kota Tangerang.

Kapolsek Karawaci Kompol Yulies Andri Pratiwi mengatakan, pelaku penyamunan yang berhasil diamankan yakni AD dan AN. Mereka dibekuk setelah petugas melakukan penyelidikan secara digital melalui CCTV ataupun secara petunjuk melalui pemeriksaan saksi.

Baca Juga: Dukung Tantri Kotak Bermusik, Orang Tua Pernah Sampai Memiliki Utang

“Mereka lulus diamankan masih di kawasan Tangerang, bahkan dari hasil pemeriksaan utama diantara dia pelaku ini sedang berusia 18 tahun. Dari tanda, mereka juga sudah sering berbuat, tapi kalau di wilayah Karawaci, diakui mereka baru satu kala dan memang incarannya ini menyikat sepeda, ” katanya, Sabtu, 7 November 2020.

Dari hasil pemeriksaan, sepeda yang dicuri, akan dijual untuk memenuhi hajat mereka sehari-hari. Metode penjualannya pun melalui situs online.

Photo:

  • VIVA/Sherly

“Aksi itu diakui untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan dalam kasus ini pula, sepeda milik ayah dari Tantri, juga telah dijual dengan harga murah yakni, Rp2 juta pada seorang penadah dan memang dijual melalui online, ” ujarnya.

Atas kasus ini, petugas pun masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penadah sepeda hasil curian. Dan untuk karakter akan dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun kurungan.

Sementara itu, Tantri Kotak, yang hadir pula di dalam kegiatan rilis tersebut mengaku senang, lantaran sepeda milik ayahnya dapat kembali.

“Senang banget, sepedanya bisa balik, karena tidak masalah harga, tapi sejarah sepeda ini pada ayah saya, & enggak nyangka juga kalau petugas bisa tangkap pelaku dan temuin sepedanya dalam waktu empat hari. Intinya, terima kasih ke seluruh dan senang banget, ” membuka Tantri Kotak.