Categories
Berita

Super Komputer Prediksi Liverpool Juara Teristimewa, Bagaimana Arsenal?

VIVA – Langkah Arsenal di Premier League musim ini memang sangat tidak diuntungkan. Hingga pekan ke-14, The Gunners masih berkutat di tempat tinggal bawah. Tim asuhan Mikel Arteta terdampar di peringkat 15 secara 14 poin. Alexandre Lacazette cs juga sudah merasakan delapan keruntuhan.

VIVA   –  Langkah Arsenal di Premier League musim ini memang sangat tidak diuntungkan. Hingga pekan ke-14, The Gunners masih berkutat di tempat tinggal bawah.

Tim asuhan Mikel Arteta terdampar di status 15 dengan 14 poin. Alexandre Lacazette cs juga sudah merasakan delapan kekalahan.

Status ini jelas bukanlah seperti Arsenal yang kita ketahui bersama. Apalagi, beberapa legenda seperti Ian Wright, Martin Keown, dan Ray Parlour sampai memprediksi jika Arsenal bisa terdegradasi bila tak ada transisi.

Akan tetapi, semua itu masih sebatas perkiraan. Seperti yang juga dilakukan oleh supercomputer dari Bettingexpert. com . Komputer super canggih milik mereka sudah memiliki isyarat hasil dari Premier League musim ini.

Photo:

  • twitter. com/GWijnaldum

Tanpa diduga, komputer super pelik tersebut menempatkan Liverpool sebagai jempolan musim ini. Disusul oleh Leicester City, Manchester United, dan Chelsea. Keempatnya diperkirakan yang bakal mewakili Premier League di Liga Champions musim depan seperti dikutip Mirror .

Sementara itu, Tottenham Hotspur masih kebagian sial. Dalam tengah kompetisi, performanya bakal menghunjam dan cuma finis di status tujuh. Satu strip lebih bagus dibandingkan Manchester City di peringkat delapan.

Tiga tim yang akan terdegradasi adalah Burnley, Sheffield United, dan West Bromwich Albion.

Lantas, di mana posisi Arsenal?

Menurut komputer super tersebut, Tim Meriam London akan menyudahi musim di posisi 16. Itu bermakna mereka masih selamat dari degradasi.

Namun, itu seluruh hanya sebatas prediksi. Bisa betul, bisa salah. Yang pasti, Arsenal kini masih terpuruk lantaran menelan tiga kekalahan dari empat sabung terakhirnya di semua kompetisi.

Di laga selanjutnya, Arsenal akan menghadapi Chelsea yang tengah on fire. Andai kembali mendapat hasil negatif, bukan tak jadi Mikel Arteta akan kehilangan pekerjaannya lebih cepat.