Categories
Berita

Maskapai Asing Diizinkan Jemput Penumpang Merandek di Arab Saudi

VIVA – Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi telah mengizinkan maskapai penerbangan asing yang beroperasi di bandara Arab Saudi untuk mengangkut penumpang non-Saudi ke luar wilayah Negeri, dengan tetap mematuhi tindakan adat kesehatan dan pencegahan penyebaran virus corona.

VIVA   –  Dominasi Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi telah mengizinkan maskapai penerbangan asing yang beroperasi di bandara Arab Saudi untuk mengangkut penumpang non-Saudi ke luar wilayah Negeri, dengan tetap mematuhi tindakan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran virus corona.

Dilansir SaudiGazette,   Senin, 28 Desember 2020, GACA telah memberikan izin maskapai penerbangan langka untuk mengoperasikan penerbangan charter mengangkut penumpang non-Saudi keluar wilayah Saudi, dengan syarat awak pesawat tak diizinkan keluar dari pesawat serta dilarang melakukan kontak fisik secara para petugas di bandara Arab Saudi.

Otoritas menjelaskan bahwa instruksi ini tidak berlaku bagi negara-negara yang ditemukan adanya kasus virus COVID-19 jenis/varian gres berdasarkan data yang dimiliki Otoritas Kesehatan Arab Saudi yang kompeten.

GACA juga menginstruksikan bahwa maskapai penerbangan harus berkoordinasi dengan Departemen Transportasi Udara tentang hal ini sebelum mengajukan penerbangan.

Terpisah, Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi, menambahkan bahwa otoritas Arab Saudi hingga hari itu belum mengizinkan kedatangan warga ganjil untuk masuk ke Arab Saudi.

“Saat ini ada beberapa maskapai penerbangan yang bersiap untuk melakukan penerbangan dari Jeddah ke Jakarta. Untuk itu, bagi WNI yang ingin kembali ke Indonesia khususnya bagi mereka yang punya final exit dapat segera berkomunikasi dengan agen penerbangan yang terpercaya, ” tulis KBRI.

Seperti diketahui, Arab Saudi telah menutup semua pelabuhan darat, udara dan lautnya selama satu minggu di sedang laporan munculnya kasus virus COVID-19 jenis/varian baru di sejumlah negeri Eropa.

Langkah Departemen Dalam Negeri Saudi yang menangguhkan semua penerbangan penumpang internasional semasa satu minggu, dan kemungkinan mau diperpanjang hingga seminggu ke depan, merupakan bagian dari tindakan pencegahan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga negara.

Inggris diketahui tengah melakukan program vaksinasi COVID-19 sejak pekan lalu. Tetapi, di tengah program vaksinasi tersebut, versi baru dari COVID-19 terlihat di Inggris bagian tenggara.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan, setidaknya 60 otoritas lokal yang berbeda di Inggris telah mencatat infeksi Virus Corona yang disebabkan oleh jenis baru ini.